SEPAKU – Sebagai bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Desa Suko Mulyo pada Jumat (19/09) di Aula Desa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Mengabdi Desa (PMMD ITK) dengan tema “Membaca Risiko Menata Masa Depan: Sosialisasi Ilmu Aktuaria untuk Pengurus Koperasi Merah Putih.” Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat kapasitas pengurus Koperasi Merah Putih dalam memahami dan mengelola risiko usaha, serta menyusun perencanaan keuangan yang berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan secara interaktif agar peserta memahami materi secara praktis dan aplikatif, serta mendorong diskusi terbuka antara narasumber dan peserta. Pelatihan ini difasilitasi oleh Kelompok PMMD Futuras ITK, yang terdiri dari tiga dosen pendamping berpengalaman diantaranya Alvianus Kristian Sumual, M.E., Eli Zulkatri, M.Aktr., , Muhammad Aska, M.Sc., serta 10 Mahasiswa yang terlibat langsung dalam menyampaikan materi. Kelompok PMMD Futurask, ini tidak hanya bertugas sebagai fasilitator, tetapi juga aktif dalam mendampingi peserta selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, dengan pendekatan kolaboratif diharapkan mampu membekali pengurus Koperasi Desa Merah Putih, dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola koperasi secara profesional dan mandiri.

Turut dihadiri dalam Kegiatan ini Kepala Desa Suko Mulyon beserta jajarannya, Pengurus Koperasi Merah Putih Desa Suko Mulyo, serta tokoh-tokoh masyarakat. Kepala Desa Suko Mulyo, Mustain B, S.Pd.I, mengapresiasi penuh kegiatan ini dan menyebutnya sebagai bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan desa. Ia berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut demi mendorong profesionalisme dan kemandirian koperasi sebagai pilar utama ekonomi masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran koperasi di tingkat desa, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam menjadikan koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan yang tangguh dan mandiri,” ujar Kepala Desa. Sementara itu, mewakili dosen pendamping, Alvianus Sumual, M.E. menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan kerja sama dari Pemerintah Desa Suko Mulyo dan masyarakat. Ia juga berharap materi yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pengurus koperasi dalam mengelola dan mengembangkan usaha mereka.(AKS)














