Jakarta, 29 Juli 2025 — Komitmen untuk menguatkan jalinan informasi pembangunan desa kembali ditegaskan. Ketua Koperasi Komunitas Desa Indonesia (Kode Indonesia), hari ini, Selasa (29/7), diterima langsung oleh Direktur Program dan Produksi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI), Bapak Mistam, di ruang kerjanya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam rangka persiapan pelaksanaan program eXpeDESA de Java+, sebuah ekspedisi keliling desa-desa inspiratif di pulau Jawa dan Madura yang akan dimulai awal Agustus 2025. Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi, terbangun kesepahaman untuk menjadikan RRI sebagai mitra strategis dalam publikasi dan penyiaran program ini.
Dua Opsi Dukungan RRI: Reporter Lokal & Live Report dari Tim eXpeDESA
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam ini, RRI menyampaikan kesiapannya untuk mendukung eXpeDESA melalui dua skema pemberitaan. Pertama, dengan melibatkan reporter lokal RRI yang akan mendampingi langsung kegiatan tim ekspedisi di setiap titik kunjungan. Kedua, membuka ruang siaran untuk laporan langsung (live report) dari tim eXpeDESA sendiri selama perjalanan berlangsung.
“RRI menyambut baik program ini. Sebagai Lembaga Penyiaran Publik, kami punya tanggung jawab untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi aktual, objektif, dan menyeluruh terkait pelaksanaan program pembangunan, termasuk dari desa,” ungkap Mistam dengan antusias.
eXpeDESA: Menyapa, Mengabarkan, dan Menginspirasi Desa
Program eXpeDESA de Java+ adalah bagian dari gerakan jurnalisme akar rumput yang digagas oleh Kode Indonesia bersama jaringan relawan desa (RPDN), mitra komunitas, koperasi desa, dan media alternatif Mojo Indonesia. Ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi menjadi sarana advokasi dan publikasi tentang praktik-praktik baik pembangunan desa yang layak ditiru, dikembangkan, dan disebarluaskan.
Menurut Ketua Kode Indonesia, eXpeDESA dirancang untuk menyambangi desa-desa yang telah berhasil membangun sistem kelembagaan ekonomi desa berbasis gotong royong, termasuk koperasi desa merah putih, BUMDes, kelompok tani, dan unit usaha warga.
“Salah satu target ekspedisi ini adalah melihat langsung praktik koperasi percontohan di desa-desa Jawa dan Madura. Kami ingin membuktikan bahwa ekonomi desa bisa bangkit dari bawah, dengan inovasi lokal dan kolaborasi antarwarga,” ujarnya.
RRI sebagai Kanal Publik: Siaran Lokal & Nasional
Kerja sama antara RRI dan eXpeDESA ini dinilai strategis karena menyatukan kekuatan media penyiaran nasional dengan gerakan akar rumput yang sedang tumbuh. Dengan jaringan siaran lokal RRI yang tersebar di seluruh Nusantara, serta jangkauan siaran nasional dan digitalnya, publikasi kegiatan eXpeDESA akan menjangkau masyarakat luas, bahkan hingga pelosok.
RRI juga membuka kemungkinan menjadikan program ini sebagai konten tetap dalam siaran pembangunan desa yang dikemas menarik. Baik dalam bentuk feature desa, dialog interaktif, maupun liputan khusus untuk memperkuat narasi kemajuan desa Indonesia.
“Kami tidak sekadar menyiarkan, tapi ingin menjadikan RRI sebagai rumah informasi kemajuan desa. eXpeDESA bisa menjadi etalase semangat gotong royong dan inovasi desa yang sesungguhnya,” tambah Mistam.
Membangun Ekosistem Media yang Pro-Desa
Bagi Kode Indonesia, dukungan RRI bukan sekadar publikasi, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem media yang adil dan pro-desa. Selama ini, narasi pembangunan seringkali hanya menyoroti kota, sementara praktik baik dari desa luput dari sorotan media arus utama.
“Desa-desa punya cerita hebat. Ada koperasi yang dikelola anak muda, ada BUMDes yang berhasil ekspor produk lokal, ada komunitas tani yang berhasil membangun distribusi pupuk mandiri. Itu semua harus diceritakan ke publik,” tegas Ketua Kode Indonesia.
Kerja sama ini juga membuka ruang pelibatan jurnalis lokal dan komunitas desa untuk terlibat aktif dalam pembuatan konten, baik berupa berita radio, podcast, maupun liputan media sosial.
Menuju Siaran Perdana Awal Agustus 2025
Program eXpeDESA de Java+ akan dimulai awal Agustus 2025 dengan rute keliling desa-desa di Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, hingga kembali ke Jakarta. Sepanjang perjalanan, tim ekspedisi akan melaporkan perkembangan, membangun dialog dengan warga desa, dan mengangkat potret inspiratif dari lapangan.
Dengan keterlibatan RRI, publik di seluruh Indonesia akan dapat mengikuti jalannya ekspedisi melalui berbagai kanal, baik siaran radio konvensional, RRI PlayGo, maupun media sosial resmi RRI dan Kode Indonesia.
Ini bukan sekadar perjalanan biasa. Ini adalah perjalanan membangun harapan, menyuarakan desa, dan menyatukan Indonesia dari akar rumput.

















