Menu

Mode Gelap
Terima Audiensi Bupati Tana Toraja, Wamendes Ariza Minta Pemkab Sukseskan Program MBG

OPINI · 20 Jul 2025 WIB

Koperasi Desa Merah Putih: Dari Hasil Bumi Menjadi Nilai Tambah Ekonomi


					Koperasi Desa Merah Putih: Dari Hasil Bumi Menjadi Nilai Tambah Ekonomi Perbesar

Oleh : Patriot Rieldo Perdana

Wakil Ketua Bidang SDA DPD KNPI Provinsi Bengkulu / Pegiat Desa

Desa memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya memberi dampak signifikan bagi kesejahteraan warganya. Banyak hasil bumi desa dijual dalam bentuk mentah, tanpa pengolahan, tanpa merek, dan tanpa nilai tambah. Yang bekerja masyarakat desa, yang untung pihak luar.

Untuk menjawab tantangan tersebut, koperasi tidak bisa lagi hanya hadir sebagai lembaga simpan pinjam atau koperasi konsumtif. Koperasi Desa Merah Putih harus naik kelas—menjadi korporasi rakyat yang mengelola potensi desa secara profesional dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah ekonomi.

Langkah pertama adalah pemetaan potensi desa secara menyeluruh. Setiap desa memiliki keunggulan berbeda: dari hasil pertanian, perikanan, kerajinan, hingga wisata berbasis alam dan budaya. Potensi ini harus dibaca sebagai peluang usaha kolektif yang dapat dikelola koperasi.

Namun pengelolaan koperasi harus melibatkan orang-orang yang berkompeten. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme fit and proper test untuk memilih pengurus koperasi. Mereka bukan hanya harus memiliki integritas, tetapi juga kapasitas manajerial untuk mengelola usaha desa secara modern.

Dengan pendekatan yang kreatif dan profesional, koperasi dapat mengolah hasil pertanian menjadi produk jadi, memperpendek rantai distribusi, membangun merek lokal, dan membuka akses pasar digital. Hal ini akan memperkuat posisi tawar desa dalam ekonomi nasional.

Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi kendaraan utama kesejahteraan desa—menghubungkan hasil bumi dengan pasar, dan potensi lokal dengan kemandirian ekonomi. Inilah saatnya koperasi menjadi tulang punggung pembangunan desa berbasis kekuatan dari dalam.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

STOP BA Tanpa Pengalaman: Saatnya Ketua KDMP Berprestasi Mengisi Peran Business Analyst

18 Januari 2026 - 10:30 WIB

Koperasi Sekunder Merah Putih Menjawab Kegaduhan Koperasi Desa  dan Dana Desa

26 Desember 2025 - 07:36 WIB

Asta Cita Dipahami Presiden, Dirusak Para Pembantunya, Desa Jadi Korban Salah Tafsir Kebijakan

22 Desember 2025 - 21:38 WIB

ilustrasi

Inpres Koperasi Desa Merah Putih: Ujian Negara Apakah Menghormati Desa ?

13 Desember 2025 - 16:05 WIB

Kementerian Koperasi Salah Tafsir Arahan Presiden: Dari Visi ke Kewajiban Anggota

23 November 2025 - 08:15 WIB

Inpres Datang, Inpres Pergi: Pengurus KDMP Masih Bingung Melangkah

23 November 2025 - 00:26 WIB

Trending di OPINI