Pemerintah mendorong percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) melalui sosialisasi lintas kementerian/lembaga yang digelar secara virtual. Dalam sesi itu, pengurus diminta segera melengkapi data koperasi, menetapkan minimal satu gerai aktif, menuntaskan unggah dokumen persyaratan, serta menyiapkan proposal bisnis untuk kemitraan dan/atau pembiayaan dengan Himbara/BUMN.
Sosialisasi dipandu Posko Satgas KDKMP—Kemenko Pangan dengan menghadirkan perwakilan Kemenkop UKM, Kemendesa PDTT, dan Himbara/BUMN. Agenda utama meliputi paparan target percepatan, tata cara pengisian sistem, dan simulasi pengajuan proposal bisnis.
Apa yang Diatur (What)
- Sistem dan peran aplikasi. Pengisian data koperasi dilakukan melalui SIMKOPDES/SIMCOPDES (khusus manajemen/pengurus), sementara KDM Mobile disiapkan untuk anggota.
- Profil dan dokumen “PENTING”. Pengurus wajib melengkapi identitas koperasi; koordinat kantor (tautan Google Maps); data PIC; serta mengunggah SK AHU, Berita Acara, Musdes/Musbangel, lembar inti Akta, dan Surat Pernyataan Keabsahan Data (format PDF/JPG, ≤5 MB/dokumen).
- Manajemen anggota. Input foto 3×4, NIK 16 digit, nomor ponsel unik, serta unggah KTP. Sistem akan menghasilkan kartu anggota yang bisa diunduh.
- Gerai/outlet minimal. Setiap KDMP wajib menetapkan ≥1 gerai aktif (misalnya gerai kantor koperasi/apotek desa), mengunggah 2 foto (depan & dalam/belakang), serta mencantumkan status aset (hibah/BMD/BMN/milik koperasi) dan status pemanfaatan (sewa/serah guna/pinjam pakai). Ketersediaan listrik dan internet perlu ditandai.
- Potensi desa. Pengurus mengisi data komoditas/layanan (UMKM, obat tradisional, sembako, dsb), luas/volume/nilai potensi, serta jumlah SDM yang terlibat—berbasis data nyata/terverifikasi.
- Rekening Himbara. Jika belum memiliki rekening, pengajuan dilakukan lewat sistem dengan mengisi profil koperasi dan PIC pendaftaran, memilih bank tujuan, lalu memantau status verifikasi.
- Proposal bisnis. Formulir Proposal Bisnis terbuka setelah seluruh menu “PENTING” lengkap dan tervalidasi. Sistem menyiapkan berkas PDF yang dapat diunduh, ditandatangani, dan dibubuhi meterai untuk keperluan kemitraan/pembiayaan.
Siapa Terlibat (Who)
Kegiatan menghadirkan perwakilan Kemenkop UKM, Kemendesa PDTT, Kemenko Pangan, serta Himbara/BUMN yang menyatakan kesiapan untuk pendampingan teknis hingga ke tingkat lapangan. Pengurus dan pengawas KDMP dari berbagai daerah menjadi peserta utama.
Kapan & Di Mana (When/Where)
Sosialisasi dilaksanakan secara daring (virtual meeting). Rekaman dan bahan paparannya disiapkan untuk akses ulang oleh peserta.
Mengapa (Why)
Percepatan pengisian data dan validasi profil koperasi diperlukan untuk:
- memastikan KDMP dapat segera beroperasi,
- membuka akses kemitraan (agen bank, pengadaan rantai pasok, dsb.), dan
- mempermudah penilaian pembiayaan oleh Himbara/BUMN berdasar data yang seragam dan tervalidasi.
Bagaimana (How)
- Pengurus login ke SIMKOPDES/SIMCOPDES untuk melengkapi profil, dokumen, anggota, gerai, dan potensi desa.
- Setelah valid, ajukan rekening Himbara (bila belum ada).
- Aktifkan menu Formulir Proposal Bisnis, unduh PDF proposal, kemudian tandatangani & meterai untuk pengajuan ke mitra.
Rangkuman Keputusan
- Seluruh KDMP diminta segera menuntaskan profil, dokumen, anggota, gerai, potensi, dan rekening agar proposal bisnis bisa diajukan.
- Kemenkop menyiapkan panduan pengguna; Kemenko Pangan melalui posko satgas akan memantau progres; Himbara/BUMN memastikan pendampingan teknis
Kotak Info: Checklist Cepat Pengurus
- Masuk SIMKOPDES/SIMCOPDES → lengkapi profil & tautan Google Maps
- Unggah dokumen PENTING (PDF/JPG ≤5 MB).
- Tambahkan anggota (foto 3×4, NIK 16 digit, no. ponsel unik, KTP).
- Tetapkan ≥1 gerai aktif + 2 foto; isi status aset/pemanfaatan; tandai listrik & internet.
- Isi potensi desa berbasis data nyata.
- Ajukan rekening Himbara (jika belum ada).
- Buka Formulir Proposal Bisnis → unduh PDF, tandatangani & meterai → ajukan ke mitra.
















